8 Mayat Ditemukan Mengapung di Perbatasan Indonesia-Malaysia

8 Mayat Ditemukan Mengapung di Perbatasan Indonesia-Malaysia, Warga Bengkalis, Riau dihebohkan dengan penemuan mayat mengapung di perairan Bengkalis dekat dengan perbatasan Indonesia – Malaysia yang berhadapan langsung dengan Selat Malaka.

Menurut kabar yang LapakDewa terima, Penemuan mayat tersebut terjadi selama tiga hari berturut-turut dan mayat yang telah ditemukan berjumlah delapan jenazah.

Penemuan mayat mengapung pertama yakni pada Kamis (29/11/2018) pagi, nelayan Desa Pambang Pesisir, Kecamatan Bantan, Bengkalis menemukan tiga mayat mengapung saat dirinya melaut sekira pukul 10.00 WIB.

Nelayan tersebut langsung menghubungi Kepala Desa Pesisir kemudian mayat dievakuasi oleh pihak kepolisian, Basarnas, dan BPBD Bengkalis.

Hasil evakuasi yakni ketiga jenazah teridentifikasi satu perempuan dan dua laki-laki.

Polisi berhasil menemukan identitas satu di antara mayat tersebut, lantaran ada fotokopi KTP di saku celana korban laki-laki.

Dari KTP tersebut diketahui laki-laki ini berasal dari Sumatera Barat bernama Ujang Chaniago, lahir di Padang 5 Agustus 1970, dengan alamat Lubuk Nyiur dusun Koto Mudik Kecamatan Batang Kapas Kabupaten Pesisir Sumatera Barat.

Ketiga mayat seusai diindentifikasi langsung dibawa ke RS Bhayangkara Polda Riau untuk diidentifikasi lebih lanjut dan pengambilan sampel DNA nya.

8 Mayat Ditemukan Mengapung di Perbatasan Indonesia-Malaysia

8 Mayat Ditemukan Mengapung di Perbatasan Indonesia-Malaysia

Pada Jumat (30/11/2018) nelayan menemukan lagi mayat di perairan Selat Malaka yakni sekitar setengah mil dari bibir pantai.

Mayat tersebut langsung dievakuasi oleh tim pencarian gabungan dari Polair Polres Bengkalis dan BPBD Bengkalis.

Mayat berjenis kelamin perempuan itu langsung di bawa ke RSUD Bengkalis untuk dilakukan indentifikasi awal dan visum luar oleh Satreskrim Polres Bengkalis bersama RSUD Bengkalis.

Sabtu (1/12/2018), tim gabungan Polair Polres Bengkalis kembali menemukan mayat di perairan Tanjung Jati sekitar Desa Papat Tungak, Bengkalis.

Hampir bersamaan Polsek Bantan juga mendapatkan informasi adanya temuan mayat di desa Teluk Kapal dan Desa Teluk Pambang.

Mayat yang ditemukan di Teluk Pambang berhasil diidentifikasi lantaran ditemukan KTP di pakaian.

Sesuai KTP yang tertulis identitasnya bernama Maya Karina kelahiran Mojokerto 29 November 1981, dengan Alamat Desa Metikan RT02 RW02 Kecamatan Prajurit Kulon Kabupaten Mojokerto Provinsi Jawa Timur.

Satu mayat ditemukan lagi pada 16.45 WIB Sabtu petang dengan kondisi mayat sudah rusak.

Kasat Reskrim Polres Bengkalis AKP Andrie Setiawan mengungkapkan, belum bisa menyimpulkan penyebab kematian atau dugaan lainnya.

Namun kedelapan mayat tersebut diduga korban kapal TKI ilegal yang tenggelam.

Pasalnya lintasan ini memang sering digunakan oleh penyelundup untuk mengantar TKI Ilegal dari Indonesia ke Malaysia dan sebaliknya.

Recent search terms

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *